Selasa, 03 Januari 2012

First Riding Impression Suzuki NEX

First Riding Impression Suzuki NEX

 



  Bro sekalian, setelah beberapa Impressi Fisik marilah kita sekarang beranjak ke  Impresi riding dari Skutik terbaru Suzuki Nex 110. Motor ini di coba sebanyak 4 kali putaran lahan parkir Hotel Mercure Ancol Jakarta Utara. Walau Bukan merupakan test jalan raya .. .  namuan beberapa aspek seperti handling, tarikan dan pengereman tentu sudah bisa teraba . . .Oke Mari Kita Mulai






ERGONOMI/RIDING POSSITION

Saat pertama kali nyemplak Motor ini, terasa banget bro bahwa seat nya memang rendah . . . dua telapak sepatu tmcblog menapak sempurna di aspal, kalo boleh dibilang saat duduk di atas Jok NEX maka bro akan langsung ingat sama Mio . . . mirip banget gaya duduknya. Ohya Ergonomi dibangun oleh 3 titik yang dikenal sebagai segitiga ergonomi yakni handlebar,  seat, dan bagaimana tumpuan kaki . . . nah secara umum, sama seperti Honda Beat, yamaha Mio, Suzuki Spin . .. motor ini nggak terasa terlalu signifikan perbedaaan ergonominya . ..  yup ergonomi riding komuter standar. Lebar joknya juga 11-12 ama Beat dan Mio . . . namuan kalo dibanding dengan spacy . . .ya lebih lebar jokspacy :D




PERFORMA MESIN

Saya nggak mengukur menggunakan alat ukur untk mengetahui berapa akselerasi motor, top speed dan lain lain . . . namun saat di bejek di area parkir Mercure boleh dibilang, saya merasa nggak terlalu ada bedanya dengan Mio dan beat . . . apa tmcblog yang nggak peka ya ? xixixixi. Cuma kalo dibilang, gimana untuk berkomuter? Saya bilang akselerasi NEX ini sudah lebih dari cukup buat dibawa berkomuter, lagi pula komuter kan bukan ajang kebut kebutan  . . ya tho ? :D




SUSPENSI dan HANDLING

Suspensi dan handling Nex 110 boleh dibilang cukup balans . . . ini dibuktikan saat saya memacu sampai sekitar 50 km/jam dan melakukan panic braking . ..  itu ban depan dan belakang ngelock namun nggak ada gejala ngebuang ke kanan dan kekiri. Ini menandakan antara suspensi dan sasis Plus penyebaran CG motor ini sudah cukup balans sehingga menyebabkan keseimbangan secara keseluruhan saat riding. Handling motor ini boleh dibilang terasa (subyektif) sedikit lebih ringan dibanding Beat dan  Mio . . . bisa jadi karena bobot motor ini yang memang ringan (bobot (kita anggap kerb) NEX110 bobot cuma 87 kg o . . . paling ringan dikelasnya dimana beat 89 kg dan mio 92 kg ) dibuat melibas cone cone enteng aja . . . terlebih jarak antara cone lumayan jauh.



PENGEREMAN

Rem depan cakram satu piston segede jengkol plus rem tromol dibelakang cukup pakem . . . ini dibuktikan ketika tmcblog mencoba panic braking pada kecepatan 50-40 kpj . . . lumayan bisa membuat ban depan dan belakang ngelok. Namun entah jika digeber dnegan kecepatan lebih tinggi . .. pada dasarnya , dengan konfigurasi pengereman sepertiini NEX masih tetap oke, safety dan aman lah buat berkomuter



 Kesimpulannya, Ini adalah skutik entri level yang boleh dipertimbangkan untuk di compare dengan Beat dan Mio. NEX cukup bisa dijadikan motor enty level untuk pengguna perdana motor maupun para ibu-ibu (wanita) terlebih karena seat heightnya yang lumayan friendly seperti Mio. Walau diklaim lebih powerfull, namun mohon tmcblog dalam kesempatan yang sangat terbatas ini nggak bisa menggali lebih dalam klaim ini dnegan mengukur variabel performanya . . . dengan Harga 12,35 juta Yang merupakan terendah bila dibandingkan Beat, mio dan spacy . . . maka mudah mudahan bukan sesuatu yang berlebihan juga bila tmcblog memperkitakan bahwa motor ini boleh masuk sebagai salah satu dari jajaran skutik Value for the Money tipe karburator . . . Oke segitu dulu ya . . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar